Lapis Bentuk (Struktur), Lapis Makna, dan Ragam dalam Puisi

Published Februari 8, 2016 by ceritadanpuisiku

Lapis Bentuk (Struktur), Lapis Makna, dan Ragam dalam Puisi

Evita Nurfirdaus

e-mail : evitav44@gmail.com

Abstrak

Salah satu rahasia yang sesungguhnya tetap menjadi rahasia sepanjang masa adalah puisi. Bentuk paling tua dari kesusasteraan dalam sejarah peradaban manusia adalah puisi. Dan bentuk paling agung yang senantiasa diliputi kabut rahasia dalam kesusasteraan dunia adalah puisi. Puisi adalah sarana yang paling tepat untuk mengungkapkan rasa yang terlalu dalam untuk dijelaskan dengan kata-kata. Selain itu, puisi juga sangat berguna untuk melatih kalimat ekonomis, padat, tepat sasaran tetapi tetap indah. Demikian juga puisi telah melatih kita mmencari kata (diksi) yang tepat untuk mengungkapkan perasaan yang mendalam. Puisi bisa tumbuh subur ketika emosi kita telah bergejolak, misalnya karena terlibat asmara.

Berbagai cara digunakan orang untuk mengekspresikan hati dan keadaan diri mereka. Salah satunya lewat puisi. Puisi banyak digunakan untuk mengungkapkan suasana hati, gagasan maupun pemikiran seseorang. Namun tidak semua orang bisa mendalami dunia puisi sampai membawa mereka menjadi seorang penyair.

Kata Kunci : Lapis bentuk atau strukur puisi, Lapis makna dalam puisi, dan Ragam puisi

PENDAHULUAN

Membuat definisi tentang puisi sebenarnya merupakan pekerjaan yang tak gampang. Kalau dulu sering kita dengar bahwa puisi merupakan bentuk terikat, tetapi benarkah sekarang demikian?

Ada beberapa pendapat tentang apakah sesungguhnya puisi itu?

  1. “HB Jassin : Puisi adalah pengucapan dengan perasaan sedangkan prosa pengucapan dengan pikiran.”
  2. “Matthew Arnold : Puisi merupakan bentuk organisasi tertinggi dari kegiatan intelektual manusia.”
  3. “William Henry Hudson : Sastra (juga puisi) merupakan ekspresi dari kehidupan yang memakai bahasa sebagai mediumnya.[1]

Begitu banyak pendapat tentang puisi. Namun sesungguhnya pendapat-pendapat tentang apakah puisi itu tidaklah begitu penting, yang utama sebenarnya mampukah kita memahami puisi itu dan menikmatinya.

Secara etimologis kata puisi berasal dari bahasa Yunani poeima yang berarti membuat, poeisis yang berarti pembuatan, atau poeites yang berarti pembuat, pembangaun, atau pembentuk. Di Inggris puisi itu disebut Poem atau Poetry yang artinya tak jauh berbeda dengan to make atau to create, sehingga pernah lama sekali di Inggris puisi itu disebut maker.

Puisi diartikan sebagai pembangun, pembentuk, atau pembuat, karena memang pada dasarnya dengan mencipta sebuah puisi maka seorang penyair telah membangun, membuat, atau membentuk sebuah dunia baru, secara lahir maupun batin. [2]

Puisi juga diartikan sebagai tulisan (komposisi) yang dirancang untuk menyampaikan pengalaman dengan jelas dan imajinatif, yang ditandai oleh penggunaan bahasa yang padat yang dipilih untuk memperoleh suara, daya yang berpengaruh kuat (sugestif) juga maknanya dengan menggunakan teknik-teknik literature tertentu seperti ukuran yang terstruktur, irama, atau metafora alamiah.[3]

Sastrawan dan seniman adalah makhluk yang tajam perasaannya, yang memiliki pikiran dan wawasan yang luas.[4] Sajak dapat berisi harapan, kegembiraan, kekecewaan, ataupun kesedihan, sesuai dengan getaran jiwa penyair. Dengan demikian, jika penyair melontarkan kritik dalam karyanya, janganlah segera ditanggapi secara negatif, tetapi tanggapilah dengan saksama benar tidaknya kritik itu.

Salah satu cara menikmati puisi adalah dengan membacakannya di depan umum. Pembacaan puisi di depan umum secara indah sudah merupakan tradisi di Indonesia. Perlu diketahui bahwa diadakannya lomba baca puisi bukan hanya untuk menumbuh kembangkan minat masyarakat terhadap seni baca puisi, melainkan lebih dari itu, yakni menumbuhkan kesadaran berbahasa, berbudaya, berbangsa, dan bertanah air.[5]

  1. Lapis Bentuk atau Strukur Puisi :
  2. Bunyi dan irama dalam puisi.

Dalam puisi irama tercapai dengan fariasi secara sistematik pada arus bunyi, sebagai akibat dari pergantian tekanan yang panjang-pendek, kuat-lemah, dan tinggi-rendah. Dalam puisi irama tercapai dengan perulangan secara konsisten dan berfariasi dari belbagai bunyi yang sama.

  1. Diksi atau pemilihan kata dalam puisi.

Diksi berati pemilihan kata yang tepat, padat, dan kaya akan nuansa makna dan suasana sehingga mampu mengembangkan dan mempengaruhi daya imajinasi pembaca. Di sinilah sering terjadi pergulatan dalam diri seorang penyair, bagaimana dia memilih kata-kata yang tepat, baik yang mengandung mana denotatif maupun konotatif.

  1. Baris dalam puisi.

Ciri visual dalam puisi yang membedakan dengan genre sastra yang lain adalah baris. Kalau prosa fiksi secara visual dibentuk dengan paragraf-paragraf, maka puisi dibentuk dengan baris-baris yang kadangkala akan terbentuk lagi menjadi bentukan yang lebih besar : bait. Di samping sebagai ciri visual baris dalam puisi juga berfungsi sebagai upaya untuk menciptakan efek artistik dan untuk membangkitkan makna. Hal ini akan jelas dalam butir tipografi dalam puisi nanti.

  1. Enjambemen dalam puisi.

Pemenggalan secara cermat dan hubungan antar baris inilah yang disebut enjambemen. Ternyata meskipun nampaknya sederhana enjambemen sangat berpengaruh dalam menentukan sebuah puisi.

  1. Bait dalam puisi.

Satuan yang lebih besar dalam baris biasanya disebut bait tetapi sesungguhnya dalam bait yang terpnting adalah kesatuan makna, dan bukan kesatuan baris. Sebab bila kita katakan bahwa bait itu merupakan kesatuan baris, konsekuensinya satu bait itu harus terdiri lebih dari satu baris. Padahal seringkali kita jumpai puisi yang bait-baitnya hanya terdiri atas satu baris saja.

  1. Tipografi dalam puisi.

Lukisan bentuk dalam puisi, termasuk dalam hal pemakaian huruf besar dan tanda baca, disebut tipografi. Tipografi di samping bertujuan untuk menciptakan keindahan visual, juga dimaksudkan sebagai upaya untuk mengintensifkan makna, rasa, dan suasana sebuah puisi. [6]

  1. Lapis Makna dalam Puisi.

Sense adalah sesuatu yang diciptakan atau dilukiskan oleh penyair lewat puisi yang dihadirkannya. Sense masih berupa gambaran umum dari apa yang hendak dikemukakan oleh penyairnya. Seorang pembaca akan menangkap sense ini bila bau membaca secara sepintas atau bila belum sampai pada taraf menguraikan puisi tersebut. Dalam analisis puisi tersebut, sense tersebut akan membuahkan pertanyaan, “apa yang hendak dikemukakan penyair lewat puisi yang di ciptakan itu?”

  1. Subject Matter.

Subject matter adalah pokok pikiran yang dikemukakan penyair lewat puisi yang diciptakannya. Kalau sense tadi disebutkan masih berupa gambaran secara umum dari apa yang akan dikemukakan oleh penyair, maka dalam subject matter gambaran umum itu telah diperinci dalam satuan-satuan pokok pikiran. Sehingga dalam menulis analisis puisi, subject matter akan melahirkan pertanyaan, “pokok pikiran apa yang akan diungkapkan oleh penyair sesuai dengan gambaran umum itu?”

  1. Feeling

Felling adalah sikap penyair terhadappokok pikiran yang ditampilkan. Hal ini sejalan dengan kenyataan bahwa setiap manusia mempunyai sikap dan pandangan tertentu dalam menghadapi setiap pokok persoalan. Penyairpun demikian, dia sudah dapat dipastikan memiliki sikap tertentu pada setiap pokok persoalan yang dia ekspresikan.

Tone adalah sikap penyair terhadap pembaca atau penikmat karya puisi ciptaanya. Bagaimanakah sikap penyair terhadap pembacanya dapat dirasakan dari nada ciptaanya. Apakah penyair itu bersikap menggurui, angkuh, membodohkan, rendah hati, sugestif, persuatif, dan sebagainya terhadap para peminat puisinya jelas akan kelihatan dari warna puisi tersebut.

  1. Total of meaning.

Total of meaning atau totalitas makna adalah keseluruhan makna yang terdapat dalam puisi. Penentuan makna ini didasarkan pada pokok-pokok pikiran yang ditampilkan penyair, sikap penyair terhadap pokok persoalan yang disajikan dalam puisi, serta sikap penyair terhadap penikmat puisinya. Totalitas makna tentu akan berbeda dengan sense karena dalam sense pembaca baru memperoleh gambaran secara umum.

Theme atau tema itu merupakan ide dasar dari suatu puisi yang bertindk sebagai inti dari keseluruhan makna dalam puisi tersebut. Tema hanya dapat ditentukan dengan cara menyimpulkan inti yang terdapat dalam totalitas makna puisi. Sehingga dalam analisis puisi tema ini akan melahirkan pertanyaan, “apakah ide dasar atau inti dari totalitas makna puisi itu?” atau “kesimpulan apa yang diperoleh setelah mengetahui totalitas makna puisi itu?”[7]

  1. Ragam Puisi :
  2. Puisi Epik.

Puisi epik adalah puisi yang di dalamnya mengandung cerita kepahlawanan yang berkaitan dengan legenda,kepercayaan, maupun sejarah.

  1. Puisi naratif

Puisi naratif adalah puisi yang di dalamnya mengandung suatu cerita, dengan pelaku perwatakan, plot, dan latar tertentu yang menjalin suatu cerita. Yang termasuk ke dalam jenis ini adalah balada, dan dalam puisi lama syairpun tergolong jenis puisi ini.

  1. Puisi dramatik

Puisi dramatik adalah puisi yang melukiskan prilaku seseorang, baik lewat gerak, dialog, maupun monolog, sehingga mengundang suatu gambaran kisah tertentu.

  1. Puisi lirik

Puisi lirik adalah puisi yang berisi luapan batin penyairnya dangan segala macam endapan pengalaman, sikap maupun suasana batin yang melingkupinya. Puisi lirik ini kadangkala disebut sebagai bentuk puisi suasana, karena kenyataannya dalam puisi semacam ini seorang penyair nampak lebih kuat dalam mengungkakan suasana batinnya lewat endapan pengalaman tadi.

  1. Puisi epigram

Puisi epigram adalah bentk puisi pendek yang berisi nasihat tentang cara bergaul, sopan santun, ajaran agama, dan sebagainya. Gurindam dalam puisi lama dapat kita golongkan sebagai bentuk puisi epigram.

  1. Puisi didaktis

Puisi didaktis adalah puisi yang secara eksplisit mengungkapkan nilai didaktis atau pendididkan. Dalampuisi berikut ini anak- anak (dalam hal ini pembaca) diajak untuk mempunyai sifat sayang binatang.

  1. Puisi satirik.

Puisi satirik adalah puisi yang berisi kritik atau sindiran terhadap kepincangan atau ketidak beresan yang terjadi dalam masyarakat. Secara umum puisi angkatan 66 cenderung bernafaskan satir, protes terhadap eksistensi orde lama.

  1. Puisi romance/romans.

Puisi romance/romans adalah puisi yang berisi luapan perasaan kepada kekasihnya, tentunya berupa luapan perasaan cinta dan asmara.

  1. Puisi elegi.

Puisi Elegi adalah puisi yang berisiratapan seseorang tentang apa saja. Mungkin karena kepahitan hidup yang dia jalani, mungkin karena kegagalannya dalam menjalani hidup ini, mungkin karena kisah cintanya yang terpaksa berantakan dan sebagainya.

  1. Puisi ode.

Puisi ode adalah puisi yang berisi pujian terhadap seseorang yang berjasa untuk bangsa, tanah air, dan negara, juga pujian terhadap seseorang yang memiliki sikap kepahlawanan.

  1. Puisi himne.

Puisi himne adalah puisi yang berisi pujian terhadap kebesaran tuhan dan ungkapan cinta terhadap bangsa, negara, dan tanah air.[8]

SIMPULAN

Dari uraian yang telah kita bahas di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa puisi diartikan sebagai alat yang digunakan orang untuk mengekspresikan hati dan keadaan diri mereka dengan tulisan (komposisi) yang dirancang untuk menyampaikan pengalaman dengan jelas dan imajinatif, yang ditandai oleh penggunaan bahasa yang padat yang dipilih untuk memperoleh suara, daya yang berpengaruh kuat (sugestif) juga maknanya dengan menggunakan teknik-teknik literature tertentu seperti ukuran yang terstruktur, irama, atau metafora alamiah yang dapat menumbuhkan kesadaran berbahasa, berbudaya, berbangsa, dan bertanah air. Dalam mebuat puisi terdapat lapis bentuk atau strukurnya yang meliputi bunyi dan irama, diksi atau pemilihan kata, baris, enjambemen, bait, dan tipografi dalam puisi. Selain itu dalam puisi juga harus mempunyai lapis makna yang meliputi sense, subject matter, feeling, tone, total of meaning, dan theme. Dan di dalam puisi terdapat pengelompokan atau terdapat banyak ragam yang mempunyai ciri-ciri tersendiri, dan dari ragam puisi tersebut adalah puisi epik, naratif, dramatik, lirik, epigram, dikdatis, satiric, romance/romans, elegi, ode, dan himne.

DAFTAR RUJUKAN

Jassin, HB. 1994. Koran dan Sastra Indonesia, Jakarta. PUSPA SWARA.

Kartanegara, Mulyadi. 2005. Seni Mengukir Kata. Bandung. MLC.

Tengsoe Tjahjono, Liberatus. 1988. Sastra Indonesia Pengantar Teori dan Apresiasi. Flores NTT. Nusa Indah.

Resensi Buku

Published November 9, 2014 by ceritadanpuisiku

Ide-ide Kreatif Mendidik Anak bagi Orangtua Sibuk

Oleh EVITA NURFIRDAUS

 PGMI 1D IAIN Tulungagung

214

Resensi Buku :

  • Identitas Buku.

Judul: Ide-ide Kreatif Mendidik Anak bagi OrangtuaSibuk.

Pengarang: Dr. Supardi, MM & Aqila Smart.

Editor: Rose Kusumaningratri.

Proofreader: Nur Hidayah.

Desain cover: TriAT.

Desain Isi: Ahmady Averouz.

Penerbit: KATAHATI.

Kota terbit: Yogyakarta.

Tahun terbit: Cetakan pertama 2010.

Tebal halaman: 130.

Ukuran: 13,5 x 20 cm

ISBN: 978-979-25-4685-9

  • Tema.

Buku yang membahas tentang ide-ide kreatif mendidik anak bagi orang tua sibuk.

  • Pembukaan.

Banyak orangtua supersibuk mengeluh tidak dapat menyeimbangkan peran antara bekerja di luar dengan mengurus anak. Aktivitas pekerjaan menuntut para orangtua menghabiskan hamper sebagian waktu kesehariannya. Akibatnya, pengawasan dan perhatian pada anak menjadi berkurang.

Di dalam buku ini akan dijelaskan mengenai ide-ide kreatif mendidik anak bagi orang tua sibuk dan akan memberikan tips-tips menyiasati keterbatasan waktu Anda dengan si buah hati. Bagaimana dengan waktu yang serba terbatas tersebut menghasilkan sesuatu yang maksimal.

  • Isi.

Di dalam buku ini penulis tidak mengatakan kepada Anda untuk meninggalkan pekerjaan Anda sebagai wanita karier dan luangkan semua waktu untuk anak Anda. Hal yang perlu Anda lakukan adalah mengubah sdtrategi dalam mendidikan anak. Buku ini dapat menjadi panduan bagi Anda untuk mencapai tujuan yang sangat membanggakan yaitu memiliki anak-anak yang berprestasi dan berkepribadian baik. Di dalam buku ini, terbagi menjadi 7 bab pembahasan.

Bab 1 membahas tentang “Multiple Intelligences, Kunci Anak Berprestasi”. Setiap anak terlahir cerdas, tinggal bagaimana orang tua mengembangkan jenis kecerdasan yang dimiliki oleh anaknya. Seharusnya, setiap orangtua memahami bahwa tingkat kecerdasan setiap nak berbeda. Cermatilah dan lakukan pendekatan dengan tepat agar tidak salah dalam menggolongkan kecerdasan anak.

Kecerdasan dapat dipahami dengan kemampuan seseorang untuk melakukan sesuatu. Kecerdasan tidak hanya meliputi angka yang diperoleh dalam rapor saja. Kecerdasan secara garis besar dibagi menjadi tiga macam, yaitu pertama kecerdasan spiritual dilihat dari ketaatan anak terhadap agamanya. Kedua kecerdasan emosional dilihat dari pengendalian diri, semangat, dan ketekunan serta kemampuan memotivasi diri. Sementara itu yang ketiga adalah kecerdasan intelektual dilihat dari kemampuan otak untuk mengolah dan berpikir kognitif.

Bab 2 membahas tentang “Membentuk Pribadi Super pada Anak”. Kesibukan selalu menjadi penghalang bagi kebanyakan orangtua untuk mempunyai anak dengan kepribadian super. Tidak jarang di antara mereka menyerahkan sepenuhnya kepada pengasuh anak atau sekolah. Padahal, tugas mendidik anak tidak dapat diserahkan sepenuhnya kepada orang lain. Anda sebagai orangtua harus tetap campur tangan dalam mendidik anak agar nantinya tidak ada penyesalan.

Seorang ayah atau ibu dikatakan berhasil dalam mendidik anak jika ia tidak hanya mempunyai kedekatan secara fisik dengan sanga anak, tetapi juga kedekatan emosional. Justru kedekatan emosional lebih utama dibandingkan dengan kedekatan fisik. Dengan kedekatan emosional, Anda akan lebih mudah mengarahkan dan mendidik anak Anda. Bahkan, kedekatan emosional adalah sebuah investasi yang sangat berharga.

Hal yang perlu Anda perhatikan untuk menumbuhkan kedekatan emosional adalah ketika mendengarkan anak Anda bercerita atau mengungkapkan perasaannya, pastikan bahwa Anda tidak melakukan apapun. Tatap matanya dan dengarkan dengan penuh perhatian. Jika ada telepon dan itu bisa ditunda, cobalah untuk tidak menanggapinya terlebih dahulu jika memang Anda memandang anak lebih penting. Dalam hati terdalam seorang anak, ia ingin dinomersatukan oleh kedua orangtuanya.

Bab 3 membahas tentang “Kekuatan Bakat dan Cita-cita Anak”. Orangtua manapun pasti mempunyai harapan terhadap anaknya kelak. Oleh karena itu, penulis yakin pola asuh yang mereka terapkan tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi untuk jangka pajang. Untuk menggapai impian jangka panjang sang anak, dibutuhkan sebuah pola asuh yang terencana dan terfokus serta konsisten.

Sebagai orangtua, penulis yakin Anda sangat mengharapkan cita-cita anak Anda kelak dapat menguntungkan bagi hidupnya dan menghasilkan input secara materi untuk menopang kehidupannya. Oleh karena itu, alangkah bijaknya jika Anda memerhatikan jenis profesi yang diminati atau mempunyai daya jual.

Dalam membangun sebuah harapan atau cita-cita, cobalah untuk meramalkan kira-kira pada tahun sekian, saat anak Anda sudah siap memasuki dunia kerja, jenis profesi apa yang paling banyak dibutuhkan ? Akuntan ? Sekretaris ? Namun, jika Anda tidak menginginkan anak Anda memasuki dunia kerja sebagai karyawan, persiapkanlah anak Anda sejak dini untuk menjadi seorang wirausaha, PNS, atau yang lain.

Bab 4 membahas tentang “Anak Cerdas dengan Gaya Belajar Maksimal”. Sebenarnya, gaya belajar terbentuk karena beberapa faktor, antara lain faktor bawaan dan pola asuh (kebiasaan). Mengapa pola asuh dapat dapat menentukan kemunculan gaya belajar anak? Sudah menjadi rahasia umum bahwa saat anak berusia tertentu, setiap orangtua akan memberikan stimulasi-stimulasi untuk tumbuh kembang buah hatinya. Nah, bentuk stimulasi yang lebih dominan inilah yang dapat memunculkan gaya belajar anak. Misalnya anak yang sejak kecil terbiasa dibacakan dongeng bisa jadi gaya belajarnya akan menjadi gaya belajar auditori.

Lantas, gaya belajar seperti apa yang paling baik? Hal yang penting untuk Anda ingat adalah bahwa tidak ada gaya belajar yang paling benar dan paling baik. Semua gaya belajar akan sesuai jika pembelajar mengenali gaya belajar yang paling cocok untuk dirinya. Oleh karena itu, agar proses belajar anakefektif, Anda harus mengenali gaya belajar anak Anda, apalagi Anda orangtua sibuk, pasti menginginkan segala sesuatunya berjalan efektif, termasuk masalah anak.

Anda dapat mendeteksi model pembelajaran yang paling tepat bagi mereka dengan cara melihat gaya dari setiap anak dalam beraktivitas, karena dalam beraktivitas adalah cerminan dari gaya belajar mereka. Pada dasarnya terdapat lima gaya belajar yang dimiliki seorang anak, yaitu visual (penglihatan), auditori (pendengaran), kinestetik (gerakan), olfactory (penciuman), dan gustatory (pengecapan). Namun dalam bab ini, penulis hanya akan menulis 3 gaya belajar, yaitu visual, auditori, dan kinestetik.

Gaya belajar visual, anak dengan gaya belajar ini lebih mudah menangkap pelajaran lewat materi bergambar, selain itu ia memiliki kepekaan yang kuat terhadap warna, dan juga memiliki pemahaman yang cukup terhadap masalah artistik. Gaya belajar auditori, anak dengan gaya belajar ini tidak membutuhkan kontak mata dengan si pengajar dan sangat mengandalkan indra pendengaran untuk dapat memahami dan mengingatnya. Gaya belajar kinestetik, anak dengan gaya belajar ini sangat suka bergerak dan cara mereka belajar memang membutuhkan unsur gerak fisik, mereka akan tersiksa jika dipaksa duduk diam saat belajar.

Bab 5 membahas tentang “Metode Belajar Sukses”. Otak adalah organ yang dianggap sebagai pemimpin tubuh, dia adalah system yang sangat kompleks. Otak manusia memiliki kapasitas penyimpanan informasi yang tidak terbatas. Setiap manusia memiliki potensi menajadi genius. Hanya saja sebagian orang belum memaksimalkan potensi otak yang luar biasa. Cara mendongkrak kemampuan otak kita yaitu dengan manajemen otak (brain management), manajemen otak  merupakan kegiatan kegiatan memahami dan meningkatkan kemampuan otak agar selalu dapat memperbaharui potensi dan kapasitasnya sendiri.

Otak terbagi menjadi dua belahan, yaitu belahan kanan dan kiri. Masing-masing belahan memiliki fungsi dan karakteristik tersendiri. Otak kiri lebih banyak berperan pada hal-hal yang berhubungan dengan aktivitas berbahasa, misalnya menulis, membaca, berbicara, dan mendengarkan. Otak kiri memiliki sifat memori jangka pendek. Otak kanan bekerja saat Anda menikmati pemandangan, lukisan, dan musik. Begitu juga dengan perasaan senang, sedih, marah, atau terharu. Otak kanan memiliki sifat memori jangka panjang.

Kesulitan dalam belajar biasanya disebabkan penggunaan teknik belajar yang kurang tepat. Banyak anak merasa mencatat adalah kegiatan yang sangat tidak menyenangkan karena mencatat semata-mata merupakan kegiatan pasif yang dilakukan oleh otak kiri. Mulai sekarang, ubah cara belajar anak menjadi lebih menyenangkan dengan melibatkan  kerja otak kanan. Dengan demikian, Anda tidak perlu naik pitam hanya untuk membuat anak mau belajar. Kegiatan belajar anak tetap lancer meski Anda disibukkan dengan pekerjaan Anda karena waktu belajar adalah waktu bersenang-senang.

Bab 6 membahas tentang “Brain Food”. Pada usia 0-3 tahun perkembangan otak anak sangat pesat, sering disebut dengan periode emas. Perkembangan kecerdasan anak merupakan fondasi dasar yang penting untuk tumbuh kembang dan masa depannya. Untuk mendukung perkembangan otaknya, dibutuhkan nutrisi yang tepat dan seimbang. Berbagai nutrisi itu terdapat pada berbagai macam komposisi karbohidrat, protein nabati dan hewani, lemak, vitamin, mineral, serta nutrisi lain seperti DHA, kolin, dan prebiotik (fos&GOS), serta mikronutrien.

Memberikan nutrisi juga harus disesuaikan dengan jadwal makan untuk mengajarkan anak agar disiplin. Dengan begitu asupan nutrisi dapat diserap sepenuhnya oleh tubuh si kecil. Meski disiplin tidak berarti harus memaksa anak untuk makan, tetapi dengan kebiasaannnya anak dapat menyesuaikan dengan jadwal makannya. Dalam hal ini peran orangtua sangat dibutuhkan untuk membantu memberikan asupan nutrisi yang dibutuhkan anak. Begitu juga ketika anak mengalami masalah dengan berat badannya (obesitas), orangtua juga harus peka terhadap anaknya.

Otak cerdas tidak diperoleh dengan instan, meskipun ada beberapa anak yang terlahir genius. Kebanyakan kecerdasan yang dimiliki para pakar dan ilmuwan terkenal, didapatkan karena proses dan rangsangan meskipun anak Anda terlahir dalam keadaan tidak langsung genius, bukan berarti kemampuan otaknya tidak dapat berprestasi. Anda dapat mengajaknya bersama-sama meningkatkan kecerdasan anak. Jika otak sering dilatih, maka kerja otak juga akan meningkat. Dengan cara meningkatkan kesadaran mental, peningkatan memori, dan peningkatan kewaspadaan, dan yang lebih penting melengkapi nutrisi untuk menunjang kecerdasan otak.

Bab 7 mambahas tentang “Tips-tips Cerdas untuk Orangtua Sibuk”. Menjadi orangtua yang mempunyai peran ganda memang tidak gampang. Hal ini terutama banyak dialami oleh kaum ibu. Mereka harus mengurus segala kepentingan dan pekerjaan rumah tangga selain juga disibukkan dengan rutinitas pekerjaan di kantor. Oleh karena itu, dibutuhkan manajemen waktu yang bagus dan rapi agar semuanya dapat teratasi. Tanpa manajemen waktu yang baik, Anda akan dibuat stres karenanya.

Agar Anda tidak dibuat stress oleh kesibukan Anda sebagai orangtua atau lebih khususnya ibu, berikut tips-tipsnya, yaitu tetapkan rutinitas di pagi hari; ajari anak bekerja; berkomunikasilah; hindari sifat over perfectionist; mulailah dari hal yang besar; bersikaplah tenang dan santai dengan segala kesibukan Anda. Tips agar anak suka belajar, yaitu dengan menciptakan suasana atau ruang belajar yang menyenangkan; mendorong anak belajar lebih penting daripada menuntut anak untuk belajar; kenali tipe dominan cara belajar anak; belajar dengan jeda waktu lebih baik daripada system kebut semalam.

Tips agar anak bisa menjaga diri, yaitu dengan cara kuatkan ilmu spiritual anak; ikutkan anak pada ekstra bela diri; ajarkan anak untuk memilih pergaulan yang sehat; dan batasi pergaulan anak agar tidak terlalu bebas. Tips membentuk anak bertanggung jawab, yaitu dengan cara beri anak kepercayaan untuk menjalankan tugasnya sesuai dengan kemampuan; berikan anak pekerjaan sesuai dengan kemampuan, kondisi, dan suasana hatinya; andalkan anak dalam menjalankan tanggung jawabnya, biarkan anak menyelesaikan masalahnya dengan caranya sendiri; jangan terjebakuntuk menyelesaikan tugas-tugas anak; dan berikan latihan pada anak untuk mengelola keuangannya sendiri.

  • Kelebihan dan kekurangan buku.

Kelebihan Buku :

  1. Melalui buku ini, penulis menginformasikan tentang hal yang menarik dengan ide-ide kreatif dan tips-tips yang sangat membantu bagi orangtua yang sibuk.
  2. Melalui buku ini, penulis menyajikan banyak cara untuk menjadi orangtua yang baik agar bisa menyeimbangkan peran antara bekerja di luar dengan mengurus anak.
  3. Melalui buku ini kita bisa melihat bagaimana cara yang sukses dalam pekerjaan sekaligus sukses dalam mendidik anak.
  4. Bahasa yang digunakan dalam buku ini mudah dipahami dan tidak bertele-tele.

Kekurangan Buku :

  1. Penampilan pada bagian cover yang menurut saya kurang pantas untuk ditampilkan karena ada sedikit unsur pornografinya.
  2. Ada penulisan kata yang masih salah, seperti kata “Jogjakarta” yang seharusnya Yogyakarta.

Share from : https://indahnyaberpuisiitu.wordpress.com/

menyimpan rindu untuknya

Published September 15, 2013 by ceritadanpuisiku

cinta adalah satu kata yang penuh makna..
sungguh sulit untuk dapat di jelaskan dengan kata-kata..
cinta, kadang membuat bahagia..
kadang juga membuat hati merana…
tapi itu lah indahnya cinta..

cinta adalah dimana aku dan kamu bisa saling percaya..
walaupun jarak memisahkan kita..
tak menjadi penghalang mengobarnya cinta di jiwa..
selalu ada waktu untuk memikirkanmu ..
dan selalu tersimpan rindu di benakku..

tak mengapa harus berbulan-bulan menanggung rindu
yang terpenting aku akan selalu menunggumu..
entah kenapa rasa ini begitu pilu
ketika kau ingin pergi meninggalkanku..
bukan untuk selamanya..
hanya untuk sementara..

ku harap engkau di sana masih tetap satu rasa
ingatlah di sini ada aku yang selalu menantimu
yang slalu mengharap kehadiran di setiap hariku

seberapapun rasa sakit yang ku rasa semua sirna oleh senyummu
indah, memang indah ..
sungguh suatu karunia Tuhan yang tak ternilai harganya..
bisa merasakan cinta yang menggelora di dalam dada ..
yang akan ku jaga hingga akhir hayat yang akan menyapa..

Pantun Seloka

Published September 14, 2013 by ceritadanpuisiku
#1 air keruh telaga keruh
air kunyit pencuci kaki
adik jauh abang pun jauh
tidur semenit di masuk mimpi

#2 air kunyit pencuci kaki
tambahlah wewangi parfum melati
tidur semenit di masuk mimpi
sebab menanggung rindu di hati

#3 tambahlah wewangi parfum melati
di petiknya dikala pagi
sebab menanggung rindu di hati
kapankah adik bisa berjumpa lagi

#4 di petiknya dikala pagi
di sambut sinar mentari yang silau
kapankah adik bisa berjumpa lagi
hati ini rasanya sudah galau

#5 di sambut sinar mentari yang silau
bolehlah mampir di pinggir kali
hati ini rasanya sudah galau
menunggu abang yang tak kunjung kembali

#6 bolehlah mampir di pinggir kali
sambil berteduh di pohon randu
menunggu abang yang tak kunjung kembali
sembari mengingat wajahnya yang ku rindu

#7 sambil berteduh di pohon randu
tak mengapa sambil memejamkan mata
sembari mengingat wajahnya yang ku rindu
karena rasa rindu bumbu cinta

#8 tak mengapa sambil memejamkan mata
mencium bunga mawar yang merekah
karena rasa rindu bumbu cinta
sudah biasa hati galau dan gelisah

#9 mencium bunga mawar yang merekah
mawar di dapat dari ruang tamu
sudah biasa hati galau dan gelisah
karenanya tak kan mengubah cintaku padamu

#10 mawar di dapat dari ruang tamu
setangkainya berharga dua ribu
karenanya tak kan mengubah cintaku padamu
selamanya aku akan LOVE U

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 3.809 pengikut lainnya